5/5 (1)

Supaya website yang sudah kamu buat bisa diakses oleh target audience secara online, kamu perlu mendaftarkan nama domain Indonesia khusus untuk website kamu.

Sebelum mendaftar nama domain Indonesia pada penyedia atau registrar domains, kamu sudah harus tahu akan memilih Top Level Domains (TLD) mana yang sesuai untuk website kamu.

Sebagai sekilas informasi, domain Indonesia memiliki 3 level yaitu Top Level, Second Level, dan Third Level Domains.

Top Level Domains (TLDs) mengacu pada bagian terakhir dari URL website, misalnya  .com, .id, dan lain sebagainya.

Kemudian, konsep TLD itu sendiri memiliki 2 macam, yaitu ccTLDs (Country Code TLDs) dan gTLDs (Generic TLDs).

domain Indonesia

Sumber: Envato

Pada dasarnya, keduanya tetaplah TLDs, namun yang membedakannya adalah tujuan penggunaan masing-masing untuk website.

Supaya tidak semakin bingung, simaklah penjelasan kami berikut yang akan membahas tuntas perbedaan keduanya.

Dengan begitu, kamu bisa jadi lebih paham mana nama domain Indonesia yang terbaik untuk website kamu.

Definisi dan Contoh ccTLDs dan gTLDs

Poin ini akan mendeskripsikan masing-masing jenis TLD beserta contoh domainnya.

●      ccTLDs

ccTLDs merupakan singkatan dari Country Code Top Level Domains. Secara harfiah, ccTLDs merujuk pada TLD yang terdiri dari dua huruf sebagai kode khusus situs di wilayah negara tertentu.

Misalnya saja domain Indonesia memiliki kode .id, Inggris dengan kode .uk, Jepang dengan kode .jp, dan lain sebagainya.

Setiap ccTLD akan bersifat tertutup atau terbatas yang maksudnya adalah mereka dikelola secara eksklusif oleh masing-masing negara.

Dengan begitu, setiap negara yang diwakilkan oleh organisasi registrar domains memiliki standar dan syaratnya tersendiri untuk pendaftaran ccTLD.

Website jenis apapun bisa menggunakannya, tapi biasanya jenis TLD ini banyak digunakan oleh website komersial.

●      gTLDs

Jenis TLD selanjutnya adalah gTLDs atau Generic Top Level Domains. Berkebalikan dengan ccTLD, ekstensi TLD dengan perujukan “generik” atau umum ini tidak terbatas pada TLD dalam suatu geografi atau negara apapun.

Website dari negara manapun bisa mendaftarkan dan menggunakan jenis TLD ini.

Contoh gTLD yang banyak ditemukan adalah .com, .net, .org, .edu, dan lain sebagainya.

Namun, dari ketiga contoh gTLD tersebut, penggunaannya pun berbeda tergantung tujuan website.

Sebut saja salah satu domain Indonesia yang paling banyak digunakan, .com, cocok dan digunakan untuk website komersial atau bisnis besar.

Lalu .net cocok untuk website layanan jaringan, .org untuk website organisasi, dan .edu untuk website institusi pendidikan.

perbedaan cctld

Sumber: envato

ccTLD vs gTLD: Top Level Domain Indonesia Mana yang Harus Dipilih?

Nah, dari deskripsi masing-masing ccTLD dan gTLD, kamu sudah memahami dasar dari fungsi dan kegunaannya.

Tetapi mungkin beberapa dari kalian masih bingung mana TLD yang cocok untuk bisnis kamu.

Caranya cukup mudah karena kamu hanya perlu mengetahui tujuan dan sasaran bisnis kamu yang diwakilkan oleh website tersebut.

Apabila kamu berencana menargetkan website untuk diakses oleh negara atau lokasi tertentu, maka sebaiknya kamu daftar dan gunakan ccTLD.

Sedangkan jika kamu berencana untuk mengembangkan website bisnis secara internasional tanpa merujuk ke suatu negara atau lokasi mana pun, maka gunakanlah gTLD.

Perlu kamu ketahui bahwa setiap TLD akan mempengaruhi SEO website kamu.

Maksudnya adalah Google atau search engine lainnya akan menggolongkan setiap website berdasarkan jenis kontennya dan TLD apa yang digunakan.

Dengan begitu, ekstensi ccTLD dan gTLD akan berbeda “golongan” dalam sistem mesin pencari.

Hal ini berkaitan dengan definisi dari keduanya yang mana gTLD akan memberitahu search engine bahwa website kamu bersifat general.

Sedangkan ccTLD akan search engine notasikan untuk lokasi tertentu.

Sehingga search engine akan otomatis menampilkan website yang berdomain paling sesuai dengan kata kunci yang pengguna cari melalui search engine bar.

Google sebagai salah satu search engine biasanya mengusahakan untuk menampilkan website yang paling relevan dengan apa yang pengguna cari dan lokasi pengguna.

Maka tak heran jika website perusahaan memilih menggunakan ccTLD sebagai alternatif penggunaan gTLD.

Misalnya saja untuk pengguna search engine dari Indonesia akan secara naluriah memilih website dengan domain Indonesia .id (ccTLD). Seperti RNA adalah reseller domain Indonesia

Pahami Betul Penggunaan Nama Domain Indonesia Untuk Website

Setelah membaca artikel ini, harapannya kamu jadi bisa lebih selektif untuk memilih ekstensi Top Level Domain Indonesia sesuai kebutuhan website.

Ibaratnya kamu mampu menunjukkan alamat yang benar dan terpercaya kepada target audience kamu.

Dengan begitu, kepercayaan mereka terhadap brand kamu meningkat dan mendatangkan keuntungan untuk website dari berbagai sisi.

Tentu saja kamu bisa mendapatkan ekstensi domain Indonesia terbaik dari RNA sebagai registrar domain Indonesia yang terpercaya.

Rate this Article

About Author

Ayoni Sulthon

Leave a Reply

Your email address will not be published.