{"id":2238,"date":"2024-07-24T16:00:43","date_gmt":"2024-07-24T09:00:43","guid":{"rendered":"https:\/\/rna.id\/blog\/?p=2238"},"modified":"2024-07-21T12:56:08","modified_gmt":"2024-07-21T05:56:08","slug":"mengelola-dns","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/rna.id\/blog\/mengelola-dns\/","title":{"rendered":"5 Kesalahan Umum dalam Mengelola DNS dan Cara Menghindarinya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">DNS adalah salah satu layanan terpenting di jaringan kamu. Membuat kesalahan dengan DNS bisa dapat menyebabkan situs web kamu down, dan dapat mengekspos kamu ke peretas. Pada artikel ini, RNA akan menjelaskan 5 kesalahan DNS paling umum untuk membantu kamu menghindarinya.<\/span><\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-custom ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #212529;color:#212529\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #212529;color:#212529\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/mengelola-dns\/#Apa_itu_DNS\" >Apa itu DNS<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/mengelola-dns\/#Pentingnya_Manajemen_DNS\" >Pentingnya Manajemen DNS<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/mengelola-dns\/#Kesalahan_Umum_dalam_Manajemen_DNS\" >Kesalahan Umum dalam Manajemen DNS<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/mengelola-dns\/#Konfigurasi_yang_Salah\" >Konfigurasi yang Salah<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/mengelola-dns\/#Tidak_Memperbarui_Catatan_DNS\" >Tidak Memperbarui Catatan DNS<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/mengelola-dns\/#Penggunaan_Nama_Domain_yang_Sudah_Kadaluarsa\" >Penggunaan Nama Domain yang Sudah Kadaluarsa<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/mengelola-dns\/#Mengabaikan_Keamanan_DNS\" >Mengabaikan Keamanan DNS<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/mengelola-dns\/#Tidak_Melakukan_Backup\" >Tidak Melakukan Backup<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/mengelola-dns\/#Tips_Menghindari_Kesalahan\" >Tips Menghindari Kesalahan<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/mengelola-dns\/#Perbarui_catatan_DNS_secara_berkala\" >Perbarui catatan DNS secara berkala<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/mengelola-dns\/#Hapus_catatan_DNS_yang_tidak_diperlukan\" >Hapus catatan DNS yang tidak diperlukan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/mengelola-dns\/#Jangan_biarkan_nama_domain_kamu_kadaluarsa\" >Jangan biarkan nama domain kamu kadaluarsa\u00a0<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-13\" href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/mengelola-dns\/#Tools_untuk_Manajemen_DNS\" >Tools untuk Manajemen DNS\u00a0<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-14\" href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/mengelola-dns\/#DNS_Lookup_Tool_by_DomaiNesia\" >DNS Lookup Tool by DomaiNesia<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-15\" href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/mengelola-dns\/#Microsoft_Entra_Domain_Services\" >Microsoft Entra Domain Services<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-16\" href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/mengelola-dns\/#Heimdal_DNS_Security\" >Heimdal DNS Security<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-17\" href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/mengelola-dns\/#Ingin_Buat_Website_Keren_dengan_Domain_Impian\" >Ingin Buat Website Keren dengan Domain Impian?<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_itu_DNS\"><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Apa itu DNS<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">DNS adalah singkatan dari Domain Name System, yaitu sistem yang memungkinkan pengguna untuk terhubung ke <a href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/website-adalah\/\">website<\/a> dengan mencocokkan nama domain website (seperti rna.id) dengan lokasi unik dari server tempat website disimpan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Alamat IP situs web terdiri dari serangkaian panjang angka dan periode acak. Untuk mempermudah, nama domain ditetapkan sebagai pengganti urutan angka ini, yang kamu gunakan untuk mencari situs web. DNS menghubungkan nama domain dengan nomor IP, dan menyimpan nama domain situs web yang telah dikunjungi pengguna untuk membantu mereka memuat lebih cepat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kegagalan DNS terjadi ketika pengguna tidak dapat terhubung ke alamat IP melalui nama domain. Sebuah pesan akan muncul yang mungkin mengatakan &#8220;Server DNS tidak tersedia&#8221; atau &#8220;Alamat DNS Server tidak dapat ditemukan.&#8221; Pada dasarnya, ini seperti menekan nomor telepon dan mendapatkan kembali sinyal sibuk. Ada beberapa penyebab potensial, tetapi hasil akhirnya adalah koneksi yang gagal.<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pentingnya_Manajemen_DNS\"><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Pentingnya Manajemen DNS<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Manajemen DNS memiliki peran krusial dalam memastikan keberadaan <a href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/online-marketing\/\">online<\/a> yang andal. DNS menghubungkan nama domain (seperti \u201cexample.com\u201d) dengan alamat IP. Tanpa resolusi DNS yang benar, situs web tidak dapat diakses melalui nama domain. DNS memainkan peran penting dalam mengamankan lalu lintas internet. DNSSEC (DNS Security Extensions) membantu mencegah serangan DNS spoofing dan man-in-the-middle. Manajemen DNS yang baik juga memberikan kamu kemungkinan untuk mengalihkan lalu lintas, load balancing, dan failover serta mengoptimalkan pengalaman pengguna.<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kesalahan_Umum_dalam_Manajemen_DNS\"><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Kesalahan Umum dalam Manajemen DNS<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Konfigurasi_yang_Salah\"><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Konfigurasi yang Salah<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah mengonfigurasi catatan DNS kamu dapat menyebabkan beberapa masalah, termasuk waktu muat situs web yang lambat dan masalah pengiriman email. Periksa kembali konfigurasi kamu untuk memastikannya benar. Jika kamu tidak yakin, pertimbangkan untuk mencari bantuan dari seorang profesional.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tidak_Memperbarui_Catatan_DNS\"><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak Memperbarui Catatan DNS<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Data DNS berubah. Lagi pula, salah satu tujuan DNS adalah untuk memungkinkan server atau layanan memindahkan dan mengubah alamat IP, sementara hanya mengharuskan kamu untuk mengubah satu catatan. Jika kamu tumbuh dan beradaptasi dengan permintaan pasar, lingkungan komputasi kamu berada dalam keadaan perubahan yang berkelanjutan dan peningkatan berulang. Saat kamu menyimpan catatan DNS kedaluwarsa yang diterbitkan untuk domain kamu, itu hanya area permukaan yang lebih banyak untuk serangan untuk diambil.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Banyak catatan DNS, terutama catatan TXT, dibuat hanya untuk tujuan penyiapan dan dapat dihapus setelah penyiapan berhasil. Catatan SPF juga bisa menjadi kadaluarsa. Jika kamu mendekorasi layanan yang mengirim email dari domain kamu, pastikan untuk memperbarui data SPF dan menghapus layanan tersebut. Jika tidak, orang lain yang menggunakan layanan yang sama mungkin dapat memalsukan pesan dari karyawan kamu.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Penggunaan_Nama_Domain_yang_Sudah_Kadaluarsa\"><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Penggunaan Nama Domain yang Sudah Kadaluarsa<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nama domain penting untuk <a href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/ide-bisnis-online\/\">bisnis<\/a> kamu, jadi jangan biarkan kedaluwarsa. Nama domain adalah apa yang mendefinisikan situs kamu, sehingga patut mendapat perhatian dari awal hingga akhir. Menggunakan nama domain kadaluarsa buruk karena, di antara alasan lain, mereka dapat menurunkan peringkat kamu di mesin pencari karena konten dan tautan yang ketinggalan zaman. Nama domain kadaluarsa adalah salah satu kesalahan SEO terburuk yang dapat kamu buat dan dapat menyebabkan kerusakan abadi pada reputasi <a href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/nama-perusahaan\/\">perusahaan<\/a> kamu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">masuk ke sistem manajemen DNS atau registrar kamu sebulan sekali untuk memeriksa status domain kamu, memperbarui apapun yang mendekati kadaluarsa, dan memangkas catatan DNS yang mati, seperti yang akan saya jelaskan di bawah ini. Saat meninjau domain, periksa sertifikat TLS dan pertimbangkan juga untuk memutar sandi registrar.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Mengabaikan_Keamanan_DNS\"><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Mengabaikan Keamanan DNS<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">DNS adalah salah satu layanan dasar yang menjalankan banyak web, tetapi dapat memungkinkan penyerang melarikan diri dengan bagian-bagian berharga dari bisnis kamu jika kamu tidak mengamankannya. Beberapa cara penyerang dapat memanfaatkan DNS untuk merugikan kamu adalah serangan penolakan layanan terdistribusi (DDoS), pembajakan registrar, dan keracunan cache.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk melindungi dari vektor ini, sertakan DNS dalam pertimbangan perencanaan kapasitas kamu, kontrol akses ke registrar kamu dengan ketat, dan gunakan tanda tangan DNSSEC pada data DNS kamu sehingga registrar kamu dapat memvalidasi permintaan. Studi kasus untuk insiden keamanan DNS terburuk juga memberikan pelajaran untuk meningkatkan keamanan DNS kamu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ekstensi Keamanan DNS (DNSSEC) menambahkan lapisan keamanan ekstra ke catatan DNS kamu. Dengan tidak menggunakan DNSSEC, kamu membiarkan situs web kamu rentan terhadap jenis serangan tertentu. Meskipun menyiapkan DNSSEC bisa sedikit rumit, itu sepadan dengan upaya untuk keamanan tambahan.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tidak_Melakukan_Backup\"><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak Melakukan Backup<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu kesalahan DNS yang paling umum adalah tidak memiliki backup. Jika data DNS kamu hilang atau rusak, kamu bisa kehilangan situs web dan email kamu. Itu selalu merupakan ide yang baik untuk menyimpan salinan catatan DNS kamu sebagai perlindungan.<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tips_Menghindari_Kesalahan\"><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Tips Menghindari Kesalahan<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Perbarui_catatan_DNS_secara_berkala\"><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Perbarui catatan DNS secara berkala<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pastikan kamu memeriksa dan memperbarui catatan DNS secara berkala. Ini termasuk catatan A (untuk alamat IP), CNAME (untuk alias), dan MX (untuk email). Jika kamu mengubah infrastruktur atau layanan, pastikan catatan DNS mencerminkan perubahan tersebut.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Hapus_catatan_DNS_yang_tidak_diperlukan\"><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Hapus catatan DNS yang tidak diperlukan<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Catatan DNS berubah seiring dengan perkembangan lingkungan kamu. Hapus catatan yang tidak diperlukan untuk mengurangi permukaan serangan. Tinjau catatan TXT dan perbarui catatan SPF ketika menonaktifkan layanan untuk mencegah pemalsuan email.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Jangan_biarkan_nama_domain_kamu_kadaluarsa\"><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Jangan biarkan nama domain kamu kadaluarsa\u00a0<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nama domain yang sudah kadaluarsa dapat merugikan peringkat SEO karena konten dan tautan yang sudah usang. Periksa secara berkala sistem manajemen DNS atau registrar kamu untuk memperbarui nama domain yang mendekati masa kadaluarsa.<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tools_untuk_Manajemen_DNS\"><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Tools untuk Manajemen DNS\u00a0<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"DNS_Lookup_Tool_by_DomaiNesia\"><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">DNS Lookup Tool by DomaiNesia<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Alat ini memungkinkan kamu untuk memeriksa DNS records pada domain apa pun. kamu dapat melihat detail catatan DNS seperti A, CNAME, MX, TXT, dan NS.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Microsoft_Entra_Domain_Services\"><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Microsoft Entra Domain Services<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika kamu menggunakan layanan ini, kamu dapat mengelola DNS dengan masuk ke akun pengguna yang merupakan anggota grup Admin AAD DC. Dari layar Mulai, pilih Alat Administratif, dan pilih DNS untuk meluncurkan konsol Manajemen DNS.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Heimdal_DNS_Security\"><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Heimdal DNS Security<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Heimdal menawarkan solusi canggih yang menggabungkan kecerdasan buatan dan pencegahan ancaman untuk melindungi organisasi kamu dari ancaman masa depan. Alat ini memindai lalu lintas online secara real-time, memblokir domain terinfeksi, dan mencegah komunikasi dengan infrastruktur kriminal cyber. Heimdal juga mengintegrasikan DNS over <a href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/https-adalah\/\">HTTPS<\/a>, memungkinkan pencegahan ancaman lebih luas.<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Ingin_Buat_Website_Keren_dengan_Domain_Impian\"><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Ingin Buat Website Keren dengan Domain Impian?<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terkadang mungkin perlu mencari sumber daya lain untuk membantu kamu memecahkan masalah kesalahan DNS. Jika kamu sering mengalami masalah, penyebabnya bisa jadi koneksi internet kamu dan kamu harus menghubungi penyedia layanan internet (ISP) kamu. Penyedia kamu dapat memeriksa komplikasi layanan atau peralatan apa pun yang dapat menyebabkan masalah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terlepas dari itu, jika kamu ingin membuat <a href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/website-gabut\/\">website keren<\/a> dengan domain impian, kamu dapat menggunakan domain berkualitas dari RNA! Tunggu apalagi? kunjungi website <\/span><a href=\"https:\/\/rna.id\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">RNA<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> dan temukan beragam penawaran menariknya!<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>DNS adalah salah satu layanan terpenting di jaringan kamu. Membuat kesalahan dengan DNS bisa dapat menyebabkan situs web kamu down, dan dapat mengekspos kamu ke peretas. Pada artikel ini, RNA akan menjelaskan 5 kesalahan DNS paling umum untuk membantu kamu menghindarinya. Apa itu DNS DNS adalah singkatan dari Domain Name System, yaitu sistem yang memungkinkan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":2239,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"rating_form_position":"","rating_results_position":"","mr_structured_data_type":"","footnotes":""},"categories":[19],"tags":[],"class_list":["post-2238","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-domain"],"multi-rating":{"mr_rating_results":[{"adjusted_star_result":0,"star_result":0,"total_max_option_value":5,"adjusted_score_result":0,"score_result":0,"percentage_result":0,"adjusted_percentage_result":0,"count":0,"post_id":2238}]},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/rna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2238","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/rna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/rna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2238"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/rna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2238\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2240,"href":"https:\/\/rna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2238\/revisions\/2240"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2239"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/rna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2238"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/rna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2238"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/rna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2238"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}