{"id":1473,"date":"2023-03-16T10:51:47","date_gmt":"2023-03-16T03:51:47","guid":{"rendered":"https:\/\/rna.id\/blog\/?p=1473"},"modified":"2023-04-02T13:25:33","modified_gmt":"2023-04-02T06:25:33","slug":"addon-domain","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/rna.id\/blog\/addon-domain\/","title":{"rendered":"Apa Itu Addon Domain? Fungsi dan Beda dengan Subdomain"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika kamu memiliki atau mengelola sebuah situs web, kamu pasti sudah tidak asing dengan domain. Domain adalah alamat situs web yang telah kamu daftarkan untuk situs web kamu. Misalnya, <a href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/google-luar-negeri\/\">google<\/a>.com dan rna.id.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika kamu sedang berfikir untuk menyiapkan situs web kedua, kamu mungkin dapat mempertimbangkan untuk menggunakan addon domain. Tetapi apa sih sebenarnya addon domain itu? Dan bagaimana fungsi dan cara membuatnya? Yuk simak artikel ini untuk mengetahui lebih dalam addon domain!<\/span><\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-custom ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #212529;color:#212529\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #212529;color:#212529\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/addon-domain\/#Apa_Itu_Addon_Domain\" >Apa Itu Addon Domain?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/addon-domain\/#Kelebihan_Addon_Domain\" >Kelebihan Addon Domain<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/addon-domain\/#1_Hemat_biaya\" >1. Hemat biaya<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/addon-domain\/#2_Mudah_dikelola\" >2. Mudah dikelola<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/addon-domain\/#3_Dapat_diakses_dengan_beberapa_alamat\" >3. Dapat diakses dengan beberapa alamat<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/addon-domain\/#4_Memiliki_beberapa_fitur_otomatis\" >4. Memiliki beberapa fitur otomatis<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/addon-domain\/#Fungsi_Addon_Domain\" >Fungsi Addon Domain<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/addon-domain\/#Perbedaan_Addon_Domain_dengan_Subdomain\" >Perbedaan Addon Domain dengan Subdomain<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Itu_Addon_Domain\"><\/span><strong>Apa Itu Addon Domain?<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Addon domain adalah domain yang berfungsi penuh yang dapat dibuat dari dalam control panel hosting web kamu. Addon domain adalah domain yang ditambahkan setelah nama situs web utama atau setelah top Level Domain. Addon domain biasanya memiliki foldernya sendiri di direktori situs web di server web. Jadi domain addon berada di subdirektori setelah direktori utama.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">RNA akan memberikan gambaran seperti apakah addon domain itu. Bayangkan penyedia layanan hosting web kamu adalah sebuah gedung perkantoran. Kamu menyewa salah satu ruangan untuk <a href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/ide-bisnis-online\/\">bisnis<\/a> kamu. Saat bisnis kamu berkembang, kamu membutuhkan lebih banyak ruangan. Apakah kamu akan keluar dan mencari gedung perkantoran baru?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tentu saja tidak. Kamu akan menyewa lebih banyak ruang di gedung kantor yang sama dengan sebelumnya, yang kemungkinan dekat dengan ruang yang sudah kamu miliki. Itulah yang disediakan oleh addon domain. Domain ini adalah domain tambahan yang berfungsi penuh yang dihosting oleh penyedia layanan hosting kamu. Addon domain memungkinkan kamu untuk memiliki lebih banyak situs web tanpa menemukan penyedia hosting web baru atau akun hosting web baru.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat kamu menambahkan addon domain, kamu juga dapat membuat akun email dan melakukan semua hal lain yang sudah dapat kamu lakukan di domain primer kamu. Dengan addon domain, kamu dapat meng host dua atau lebih situs web pada satu akun hosting tergantung pada jenis paket hosting web yang kamu beli.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat pengguna mengunjungi addon domain kamu, mereka tidak akan tahu bahwa itu adalah addon domain. Mereka akan memiliki pengalaman seperti sedang membuka situs web seperti biasa. Bahkan mereka tidak akan tahu bahwa situs web dengan addon domain terikat dengan domain atau bisnis kamu yang sudah ada kecuali kamu menginginkannya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca Juga : <a href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/sistem-penamaan-domain\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Sistem Penamaan Domain Website<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kelebihan_Addon_Domain\"><\/span><strong>Kelebihan Addon Domain<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menambahkan addon domain ke akun hosting akan memberikan kamu beberapa manfaat. Berikut adalah beberapa kelebihan addon domain:<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Hemat_biaya\"><\/span><strong>1. Hemat biaya<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat kamu menambahkan addon domain ke akun hosting, kamu akan menghemat uang karena kamu tidak perlu mendaftarkan domain lagi ke hosting web lain. Paket hosting web yang sama yang kamu miliki saat ini dapat meng host lebih banyak situs web tergantung pada ketentuan paket yang anda beli. Hal ini merupakan keuntungan besar dari menggunakan addon domain.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Mudah_dikelola\"><\/span><strong>2. Mudah dikelola<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"> Bayangkan jika kamu dapat mengelola semua akun kamu dari satu dashboard?. Dengan addon domain, kamu dapat mengelola semua situs web kamu dari satu akun hosting web. Penyimpanan untuk situs web kamu yang berbeda itu akan digabungkan, seperti antarmuka untuk mengawasinya. Hal ini yang akan mempermudah kamu dalam melakukan pengelolaan. Kamu tidak perlu masuk ke akun hosting yang berbeda &#8211; beda untuk mengelolanya, itu akan sangat menghemat waktu dan energi kamu.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Dapat_diakses_dengan_beberapa_alamat\"><\/span><strong>3. Dapat diakses dengan beberapa alamat<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menariknya, addon domain membuatnya dapat diakses dari mana saja. Artinya, tersedia alamat berbeda yang akan mengarahkan pengunjung situs web kamu ke lokasi yang sama. Hal ini tentu memudahkan pemilik situs web yang memiliki target penjualan dan pengunjung bulanan. Karena ada beberapa alamat, maka pengunjung diantar ke tujuan yang sama.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Memiliki_beberapa_fitur_otomatis\"><\/span><strong>4. Memiliki beberapa fitur otomatis<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Adapun kelebihan dari addon domain tersebut kemungkinan besar memiliki fitur-fitur menarik yang bisa langsung kamu gunakan. Termasuk pengelola FTP, statistik situs web, cgi-bin, dan fitur lainnya. Menariknya, semua fitur tersebut terinstal secara otomatis. Jadi kamu tidak perlu dipusingkan untuk menginstal fitur secara manual.<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Fungsi_Addon_Domain\"><\/span><strong>Fungsi Addon Domain<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Addon domain adalah domain yang ditambahkan ke hosting yang sudah memiliki domain yang terpasang. Jadi domain addonnya adalah yang kedua, ketiga, dst. Lalu apa sih fungsi addon domain? Di bawah ini adalah beberapa fungsi addon domain yang bisa kamu gunakan:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa akun, seperti File Transfer Protocol (FTP), dibuat secara otomatis saat Anda membuat domain addon.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Anda tidak perlu membeli hosting baru untuk membuat <a href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/website-adalah\/\">website<\/a> dengan domain baru.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Buat folder baru di public_html yang dibuat khusus untuk menyimpan file situs web domain addon Anda, terpisah dari domain utama Anda.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena addon domain menambahkan domain baru ke domain hosting yang ada, sumber daya yang ada juga dibagi menjadi dua. Semua sumber daya seperti ruang disk, bandwidth, dll akn dibagi menjadi dua. Itu dibagi menjadi dua cPanel, tetapi karena hanya ada satu, domain addon tidak dapat mengakses cPanel. Akses ke cPanel hanya dapat dilakukan melalui akun domain utama kamu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Singkatnya, addon domain memiliki fungsi yang sama dengan domain primer. Akan tetapi ada beberapa batasan yang tidak dapat dipenuhi oleh ekstensi addon domain. Salah satunya tidak memiliki cPanel sendiri.<\/span><\/p>\n<blockquote><p><strong>Baca Juga : <a href=\"https:\/\/rna.id\/domain-com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Beli Domain COM Murah Hanya di RNA<\/a><\/strong><\/p><\/blockquote>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Perbedaan_Addon_Domain_dengan_Subdomain\"><\/span><strong>Perbedaan Addon Domain dengan Subdomain<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Addon dan subdomain adalah dua istilah yang mungkin masih sangat membingungkan untuk dibedakan. Berikut adalah beberapa perbedaan antara addon domain dengan subdomain. Perbedaan utama antara Addon Domain dan Subdomain adalah bahwa domain Addon adalah domain yang ditambahkan ke akun hosting pengguna yang digunakan untuk meng-host domain aslinya. Sedangkan subdomain adalah sub bagian yang berhubungan langsung dengan domain asli pengguna. Selain itu ada beberapa perbedaan lain dari addon domain dengan subdomain yang perlu kamu ketahui, yakni:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perbedaan pertama antara domain addon dan subdomain adalah Uniform Resource Locator (<a href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/url-adalah\/\">URL<\/a>). Add-on domain memiliki URL yang berbeda dari domain utama. Sedangkan URL subdomain yang digunakan akan tetap menggunakan URL domain utama.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perbedaan antara domain addon dan subdomain adalah menambahkan domain addon akan membuat akun File Transfer Protocol (FTP) untuk domain addon. Di sisi lain, akun FTP subdomain sama dengan akun domain utama, jadi tidak perlu membuat akun FTP baru.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perbedaan terakhir antara domain addon dan subdomain adalah domain addon memiliki domain terpisah dari domain utama. Jadi jika domain utama bermasalah, domain addon tidak akan berpengaruh dan tetap bisa dijangkau. Untuk subdomain, jika domain utama bermasalah, semua subdomain juga bermasalah dan tidak bisa diakses.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, sekarang kamu memiliki pengetahuan lebih tentang addon domain. Dengan berbagai kelebihan yang dimilikinya, addon domain adalah opsi yang ideal untuk kamu yang sedang memikirkan untuk membuat situs web kedua kamu. Jika kamu tertarik untuk menjadi <a href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/reseller-adalah\/\">reseller<\/a> domain, Kunjungi RNA untuk melihat penawaran menarik dan daftar sekarang juga di <\/span><strong><a href=\"https:\/\/rna.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Reseller Domain Murah di RNA<\/a>.<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jika kamu memiliki atau mengelola sebuah situs web, kamu pasti sudah tidak asing dengan domain. Domain adalah alamat situs web yang telah kamu daftarkan untuk situs web kamu. Misalnya, google.com dan rna.id.\u00a0 Jika kamu sedang berfikir untuk menyiapkan situs web kedua, kamu mungkin dapat mempertimbangkan untuk menggunakan addon domain. Tetapi apa sih sebenarnya addon domain [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":1490,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"rating_form_position":"","rating_results_position":"","mr_structured_data_type":"","footnotes":""},"categories":[19],"tags":[],"class_list":["post-1473","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-domain"],"multi-rating":{"mr_rating_results":[{"adjusted_star_result":0,"star_result":0,"total_max_option_value":5,"adjusted_score_result":0,"score_result":0,"percentage_result":0,"adjusted_percentage_result":0,"count":0,"post_id":1473}]},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/rna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1473","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/rna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/rna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1473"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/rna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1473\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1523,"href":"https:\/\/rna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1473\/revisions\/1523"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1490"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/rna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1473"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/rna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1473"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/rna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1473"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}