{"id":1471,"date":"2023-03-15T10:47:30","date_gmt":"2023-03-15T03:47:30","guid":{"rendered":"https:\/\/rna.id\/blog\/?p=1471"},"modified":"2023-07-25T09:43:47","modified_gmt":"2023-07-25T02:43:47","slug":"sistem-penamaan-domain","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/rna.id\/blog\/sistem-penamaan-domain\/","title":{"rendered":"Apa Itu Sistem Penamaan Domain? Fungsi dan Strukturnya!"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika kamu membangun situs web, salah satu pilihan penting adalah memilih nama domain situs web yang ideal. Memilih nama domain yang tepat akan membantu kamu dalam membnagun merek dan mengoptimalkan kinerja situs web kamu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tetapi, tahukah kamu dengan sistem penamaan domain? Sistem penamaan domain adalah sistem yang menerjemahkan nama situs web menjadi alamat IP sehingga komputer dapat memahami permintaan klien. Dengan latar belakang ini, tidak mengherankan jika sistem penamaan domain merupakan bagian penting dalam penggunaan Internet.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tanpa sistem ini, kamu harus memasukkan alamat IP lengkap saat mengakses situs web. Simak semua informasi di bawah ini untuk informasi lebih lanjut tentang Sistem Nama Domain.<\/span><\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-custom ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #212529;color:#212529\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #212529;color:#212529\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/sistem-penamaan-domain\/#Apa_Itu_Sistem_Penamaan_Domain\" >Apa Itu Sistem Penamaan Domain?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/sistem-penamaan-domain\/#Fungsi_Sistem_Penamaan_Domain\" >Fungsi Sistem Penamaan Domain<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/sistem-penamaan-domain\/#Struktur_Sistem_Penamaan_Domain\" >Struktur Sistem Penamaan Domain<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/sistem-penamaan-domain\/#1_Root_Level_Domain\" >1. Root Level Domain<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/sistem-penamaan-domain\/#2_Top_Level_Domain\" >2. Top Level Domain\u00a0<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/sistem-penamaan-domain\/#3_Second_Level_Domain\" >3. Second Level Domain<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/sistem-penamaan-domain\/#4_Subdomain\" >4. Subdomain<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/sistem-penamaan-domain\/#5_Host\" >5. Host<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Itu_Sistem_Penamaan_Domain\"><\/span><strong>Apa Itu Sistem Penamaan Domain?<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sistem penamaan domain atau kamu lebih familiar dengan Domain Name System (DNS) seperti buku telepon dimana kamu dapat mencari dan menemukan nomor telepon dengan mengetikkan namanya saja. Ini karena sistem mengubah nama domain situs web (nama host) menjadi nomor (alamat IP) sehingga dapat ditemukan dan dimuat oleh browser web.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tujuan utama sistem penamaan domain adalah menerjemahkan nama domain ke alamat IP. Meskipun ada nama domain dan alamat IP untuk semua situs web, Internet menggunakan alamat IP ini untuk mengidentifikasi situs web. Alamat IP adalah data numerik yang digabungkan dengan empat bagian yang dipisahkan oleh titik(.). Nilai numerik ini tidak mudah diingat, sehingga dibuatlah nama domain yang mudah diingat. Sistem penamaan domain bertanggung jawab untuk menerjemahkan nama domain ini ke alamat IP.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sistem bekerja di latar belakang sehingga kamu tidak perlu khawatir tentang apa pun. Namun bukan berarti sistem penamaan domain tidak penting. Tanpa sistem ini, browser tidak akan dapat mengarahkan permintaan pengguna ke halaman <a href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/website-adalah\/\">website<\/a> yang diinginkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cara kerja sistem penamaan domain dimulai ketika adanya query DNS, yang merupakan permintaan informasi. Pengguna memasukkan <a href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/url-adalah\/\">URL<\/a> situs web ke browser. Misal, : www.google.com<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">DNS resolver kemudian mengirimkan kueri ke DNS root server. Pada tahap ini, server akar DNS menginformasikan DNS resolver dari domain tingkat atas tempat informasi untuk situs web yang diminta dapat ditemukan. Untuk alamat www.google.com, top-level domain yang digunakan adalah .com. Penyelesai DNS kemudian mengirim kueri ke domain tingkat atas yang relevan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Server domain tingkat atas kemudian mengembalikan alamat IP dari server nama yang sesuai. Pada tahap ini, resolver mengirim permintaan ke name server. Name server mengembalikan alamat IP domain yang dimaksud ke penyelesai, yang meneruskannya ke browser web. Sebuah web browser dapat mengakses sebuah website dengan mengirimkan permintaan HTTP ke alamat IP tersebut dan melihat tampilan halaman website tersebut.<\/span><\/p>\n<blockquote><p><strong>Baca Juga : <a href=\"https:\/\/rna.id\/domain-id\/\">Beli Domain .ID Murah Terbaik<\/a><\/strong><\/p><\/blockquote>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Fungsi_Sistem_Penamaan_Domain\"><\/span><strong>Fungsi Sistem Penamaan Domain<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Komputer hanya dapat mengenali alamat IP. Fungsi sistem penamaan domain adalah menerjemahkan nama domain menjadi alamat IP yang dapat dimengerti oleh komputer. Sehingga ketika pengguna ingin membuka alamat website di sistem penamaan domain ini tidak perlu memasukan kode <a href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/ip-address-adalah\/\">IP Address<\/a> yang ribet dan rumit. Selain itu, karena sistem penamaan domain memiliki data MX untuk merutekan email ke server email, fungsi DNS juga menyediakan daftar server email yang menerima email untuk setiap nama domain.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perlu kamu ketahui bahwa sistem penamaan domain pada dasarnya terdiri dari dua bagian utama yaitu Name Server dan DNS Record. Secara eksplisit, name server berfungsi dengan menyimpan informasi tentang cara menemukan record. Jadi, ketika browser meminta akses ke nama domain, ia menggunakan server namanya untuk menyediakan tempat mencari detail catatan DNS. Kemudian data DNS inilah yang mengubah alamat URL situs web kamu menjadi alamat IP.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari uraian di atas, dapat kita simpulkan bahwa ada beberapa fungsi utama DNS.<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengonversi nama domain di URL ke alamat IP yang sesuai.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Meneruskan pesan ke server email dan layanan email web.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Meminta informasi URL dari situs web berdasarkan alamat IP yang kamu masukkan.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Struktur_Sistem_Penamaan_Domain\"><\/span><strong>Struktur Sistem Penamaan Domain<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Struktur sistem penamaan domain adalah sistem yang digunakan untuk mengurutkan bagian &#8211; bagian domain sesuai dengan kepentingannya. Sistem penamaan domain terdiri dari lima tingkatan sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Root_Level_Domain\"><\/span><strong>1. Root Level Domain<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Root level domain adalah tingkatan yang tertinggi pada pohon hirarki sistem penamanan domain. Karena ini adalah langkah pertama dalam menyelesaikan nama domain. Dengan kata lain, domain tingkat root adalah direktori utama (folder) tempat semua direktori lain berada. Ini adalah folder induk dari Top level Domain dan semua isinya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perlu diingat bahwa root level domain tidak memiliki nama. Jadi secara teknis, nmanya adalah string kosong () atau \u201c \u201d.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada level ini, sistem biasanya menangani permintaan log di zona root. Misalnya: .com, .net, .org, dll. dalam hierarki organisasi. .ca, .id, .uk, dll. digunakan untuk hierarki geografis. Selain itu, ini menjawab pertanyaan lain dengan menyediakan daftar server name otoritatif untuk Top Level Domain.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Top_Level_Domain\"><\/span><strong>2. Top Level Domain\u00a0<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tingkat berikutnya dalam struktur sistem penamaan domain adalah Top Level Domain. Top Level Domain adalah yang mengikuti nama domain dalam URL. Misalnya, rna.id dimana \u201cid\u201d adalah Top Level Domainnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada lebih dari 1000 TLD yang mencakup semuanya mulai dari &#8220;. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">abb<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">&#8221; menjadi &#8220;. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">zw<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">&#8221; dan masih terus berkembang. Seperti yang telah kita lihat, TLD diklasifikasikan menjadi dua sub kategori: hierarki organisasi dan hierarki geografis.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hierarki organisasi dibagi menjadi domain untuk orang-orang seperti <a href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/nama-perusahaan\/\">perusahaan<\/a> komersial (&#8220;<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">.com<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;), entitas pemerintah (&#8220;.gov&#8221;), lembaga <a href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/domain-untuk-pendidikan\/\">pendidikan<\/a> (&#8220;.<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">edu<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;), dan organisasi nirlaba (&#8220;<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">org&#8221;). Hierarki geografis, sementara itu, mewakili negara tempat domain di hosting. Contohnya termasuk &#8220;.ca&#8221; untuk Kanada, &#8220;.<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">uk<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">&#8221; untuk Inggris, &#8220;.au&#8221; untuk Australia, dan bahkan &#8220;.aq&#8221; untuk Antartika<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Organisasi yang ingin melayani pelanggan lokal mereka dapat memilih TLD yang menggunakan hierarki organisasi dan geografis. Contohnya adalah: &#8220;.<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">com.et<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">&#8221; untuk <a href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/ide-bisnis-online\/\">bisnis<\/a> Ethiopia, &#8220;.org.id&#8221; untuk organisasi di Indonesia, dan &#8220;.<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">gov.it<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">&#8221; untuk pemerintah Italia<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/i><\/p>\n<blockquote><p><strong>Baca Juga : <a href=\"https:\/\/rna.id\/domain-com\/\">Beli Domain .COM Untuk Website Profesional<\/a><\/strong><\/p><\/blockquote>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Second_Level_Domain\"><\/span><strong>3. Second Level Domain<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Second level domain atau biasa disebut dengan domain adalah label atau nama yang terkait dengan situs web tepat di sebelah kiri Top Level Domain yang dipisahkan oleh titik. Dalam struktur sistem penamaan domain, Second Level Domain adalah domain yang berada tepat di bawah Top Level Domain. Misalnya, dalam rna.id, \u201crna\u201d adalah second level domain dari TLD \u201cid\u201d.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Subdomain\"><\/span><strong>4. Subdomain<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Subdomain (Third Level Domain) adalah subset dari situs web tertentu. Ini memungkinkan kamu untuk mengkategorikan situs web kamu ke dalam satu atau lebih bagian. Meskipun kebanyakan orang menggunakan sebagai bagian utama dari situs web mereka, kamu secara teknis bebas untuk mengkategorikan domain kamu sesuai keinginan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Misalnya, jika kamu bermaksud untuk mengelompokkan ke dalam tiga kategori dari \u201ccontoh.com\u201d maka akan terlihat seperti ini;<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bagian utama: www.contoh.com<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bagian berita: news.contoh.com<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bagian toko <a href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/online-marketing\/\">online<\/a>: shop.contoh.com<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada contoh diatas yang dimaksud dengan subdomain adalah bagian www, news, dan shop.\u00a0<\/span><\/p>\n<blockquote><p><strong>Baca Juga : <a href=\"https:\/\/rna.id\/domain-net\/\">Beli Domain .NET Harga Murah Terbaik<\/a><\/strong><\/p><\/blockquote>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Host\"><\/span><strong>5. Host<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagian host dari Fully Qualified Domain Name (FQDN) sering digunakan untuk mengidentifikasi perangkat individual. Untuk FQDN &#8220;serverku.contoh.com&#8221;, nama hostnya adalah &#8220;serverku&#8221;.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, sekarang kamu memiliki pengetahuan lebih tentang sistem penamaan domain, kamu juga memiliki kesempatan untuk menjadi <a href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/reseller-adalah\/\">reseller<\/a> top level domain loh! Tertarik untuk mencobanya? Kunjungi dan daftar sekarang juga di <\/span><strong><a href=\"https:\/\/rna.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Reseller Domain <\/a><\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">di RNA<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jika kamu membangun situs web, salah satu pilihan penting adalah memilih nama domain situs web yang ideal. Memilih nama domain yang tepat akan membantu kamu dalam membnagun merek dan mengoptimalkan kinerja situs web kamu.\u00a0 Tetapi, tahukah kamu dengan sistem penamaan domain? Sistem penamaan domain adalah sistem yang menerjemahkan nama situs web menjadi alamat IP sehingga [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":1489,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"rating_form_position":"","rating_results_position":"","mr_structured_data_type":"","footnotes":""},"categories":[19],"tags":[],"class_list":["post-1471","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-domain"],"multi-rating":{"mr_rating_results":[{"adjusted_star_result":0,"star_result":0,"total_max_option_value":5,"adjusted_score_result":0,"score_result":0,"percentage_result":0,"adjusted_percentage_result":0,"count":0,"post_id":1471}]},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/rna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1471","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/rna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/rna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1471"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/rna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1471\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1863,"href":"https:\/\/rna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1471\/revisions\/1863"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1489"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/rna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1471"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/rna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1471"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/rna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1471"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}