{"id":1443,"date":"2023-02-24T10:38:51","date_gmt":"2023-02-24T03:38:51","guid":{"rendered":"https:\/\/rna.id\/blog\/?p=1443"},"modified":"2023-02-27T11:01:38","modified_gmt":"2023-02-27T04:01:38","slug":"apa-itu-domain","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/rna.id\/blog\/apa-itu-domain\/","title":{"rendered":"Apa Itu Domain : Pengertian, Jenis dan Fungsinya!"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hampir semua orang yang menggunakan internet pasti tidak asing dengan apa itu domain. Domain adalah alamat suatu situs web yang kamu ketikkan di search engine ketika ingin mengakses situs tersebut. Misalnya, ketika kamu ingin melihat video di YouTube, tentu kamu akan mengetik youtube.com di browser bukan? Nah, yang kamu ketikkan itulah yang dinamakan domain.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti halnya rumah yang pasti memiliki alamat, Semua situs web membutuhkan domain agar audiens dapat berkunjung ke situs tersebut. Nama domain yang unik dan mudah diingat akan memudahkan audiens untuk menemukan situs web kamu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bisa dibilang nama domain adalah salah satu komponen utama yang perlu diperhatikan dalam pembuatan situs web. Jika kamu ingin membangun situs web, pelajari beberapa hal terkait dengan domain agar kamu dapat memaksimalkan penggunaannya. Yuk ikuti terus artikel ini!<\/span><\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-custom ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #212529;color:#212529\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #212529;color:#212529\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/apa-itu-domain\/#Apa_Itu_Domain\" >Apa Itu Domain?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/apa-itu-domain\/#Fungsi_Domain\" >Fungsi Domain\u00a0<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/apa-itu-domain\/#Jenis_Domain\" >Jenis Domain<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/apa-itu-domain\/#1_Generic_Top-level_Domain_gTLD\" >1. Generic Top-level Domain: gTLD<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/apa-itu-domain\/#2_Sponsored_Top-level_Domain_sTLD\" >2. Sponsored Top-level Domain: sTLD<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/apa-itu-domain\/#3_Country_Code_Top-level_Domain_ccTLD\" >3. Country Code Top-level Domain: ccTLD<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/apa-itu-domain\/#Tipe_Domain_Lainnya\" >Tipe Domain Lainnya\u00a0<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/apa-itu-domain\/#1_Second_Level_Domain_SLD\" >1. Second Level Domain : SLD<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/apa-itu-domain\/#2_Third_Level_Domain_atau_Subdomain\" >2. Third Level Domain atau Subdomain<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/apa-itu-domain\/#3_Premium_TLD\" >3. Premium TLD<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/apa-itu-domain\/#Contoh_Domain\" >Contoh Domain\u00a0<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Itu_Domain\"><\/span><strong>Apa Itu Domain?<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setiap situs web memiliki alamat IP, yang merupakan serangkaian angka unik yang menghubungkan komputer ke server web. Alamat IP sangat bagus untuk komputer, tetapi sulit untuk dihafal orang. Sebagai contoh alamat IP <a href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/google-luar-negeri\/\">google<\/a> adalah \u201c74.125.127.147\u201d. Disinilah domain masuk, karena pasti akan lebih mudah jika memasukkan sebuah kata yang dapat dengan mudah diingat, dalam hal ini adalah google.com. Nama domain terhubung ke alamat IP situs web sehingga orang dapat lebih mudah mengingat dan mencari situs web berdasarkan domainnya dan browser masih dapat menemukan server web tersebut yang menghosting situs web melalui alamat IP terkait.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti yang dijelaskan diatas, domain sering dibandingkan dengan alamat rumah. Teman &#8211; teman kamu tidak menghafal titik koordinat GSP rumah kamu setiap kali akan mengunjungi kamu. Tetapi mereka hanya mengingat alamat jalan rumah kamu. Hal yang sama berlaku untuk mengunjungi situs web. Alih &#8211; alih menghafal alamat IP situs web, pengunjung cukup mengetikkan domain ke search engine mereka.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi sederhananya, domain merupakan nama unik yang memiliki fungsi mengarahkan pengguna browser ke suatu situs web. Nama domain ini memiliki dua komponen yaitu nama domain dan ekstensi domain. Nama domain adalah alamat situs web kamu. Sedangkan ekstensi domain adalah bagian paling akhir dari domain, seperti .com, .net, .id, dan lain sebagainya.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Fungsi_Domain\"><\/span><strong>Fungsi Domain\u00a0<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Domain tidak hanya berfungsi dalam menyederhanakan cara pengunjung menemukan situs web kamu. Ada beberapa fungsi lain dari domain, antara lain sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk mendapatkan kepemilikan. Domain memberi kamu kepemilikan atas alamat situs web kamu. Tidak ada orang lain yang dapat mengklaimnya saat kamu sudah mendaftarkannya. Ini akan memberi kamu kendali penuh pada situs web yang terdaftar, pencatat domain mana yang memeliharanya, informasi apa saja yang terkait dengan akun nama domain kamu, siapa yang mengelolanya, dan apakah kamu akan menjualnya atau tidak.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk memantapkan identitas merek. Nama domain yang cocok atau menyerupai nama <a href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/nama-perusahaan\/\">perusahaan<\/a> kamu dapat membantu kamu membangun identitas merek <a href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/online-marketing\/\">online<\/a> yang konsisten.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk membangun <a href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/kredibilitas-adalah\/\">kredibilitas<\/a>. Nama domain yang selaras dengan nama perusahaan kamu secara tidak langsung akan membangun kredibilitas serta membuat situs web kamu tampak lebih terpercaya dan profesional bagi pengguna. Hal tersebut membangun kepercayaan dengan pengunjung situs web kamu sehingga mereka merasa nyaman mengambil tindakan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berkesan. Jika domain kamu mudah diingat, pengunjung dapat dengan mudah memasukkannya ke dalam search bar mereka. Hal ini akan mengakibatkan lebih banyak traffic langsung ke situs web kamu.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk dapat lebih menonjol dari kompetitor. Nama domain yang sederhana namun menarik dapat membedakan kamu dari situs pesaing dengan domain yang lebih kikuk atau membingungkan.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Membangun otoritas. Selain memperkuat merek kamu, nama domain juga dapat membantu kamu memprediksi seberapa besar kemungkinan situs web kamu akan muncul di SERP dibandingkan dengan kompetitor kamu.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Jenis_Domain\"><\/span><strong>Jenis Domain<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terdapat tiga jenis domain yang masing &#8211; masing memiliki kegunaan dan karakteristik tersendiri. Simak ulasan berikut untuk mengetahui jenis domain.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Generic_Top-level_Domain_gTLD\"><\/span><strong>1. Generic Top-level Domain: gTLD<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Generic top level domain mengacu pada TLD yang paling terkenal dan paling banyak digunakan. Sebagai contoh domain .com yang diperuntukkan pada bidang komersial, domain .net yang digunakan untuk layanan teknologi dan jaringan, domain .org diperuntukkan pada organisasi, dan masih banyak lagi. Domain ini dapat dimiliki dan digunakan oleh siapapun tanpa adanya syarat dan ketentuan yang rumit.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Sponsored_Top-level_Domain_sTLD\"><\/span><strong>2. Sponsored Top-level Domain: sTLD<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sponsored top level domain adalah jenis TLD yang dibatasi untuk jenis entitas tertentu, seperti komunitas, profesi, maupun etnis. Seperti misalnya .edu digunakan pada bidang <a href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/domain-untuk-pendidikan\/\">pendidikan<\/a>, .mil digunakan untuk militer, .gov digunakan untuk pemerintah.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Country_Code_Top-level_Domain_ccTLD\"><\/span><strong>3. Country Code Top-level Domain: ccTLD<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Country code top level domain adalah TLD dengan jenis domain yang menunjukkan basis atau identitas negara dari sebuah situs web. Biasanya berisikan informasi yang hanya khusus ditujukan pada masyarakat negara tersebut. Sebagai contoh adalah domain .id untuk Indonesia, dan .Nl untuk Belanda.<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tipe_Domain_Lainnya\"><\/span><strong>Tipe Domain Lainnya\u00a0<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jenis domain yang telah disebutkan diatas merupakan tipe Top Level Domain (TLD). Selain itu, terdapat tipe domain lain, yaitu:<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Second_Level_Domain_SLD\"><\/span><strong>1. Second Level Domain : SLD<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Second level domain adalah pengidentifikasi unik situs web kamu. Ini adalah bagian dari domain kamu yang berada sebelum \u201c.com\u201d atau ekstensi lain. Jika kamu membuat situs web untuk <a href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/ide-bisnis-online\/\">bisnis<\/a> kamu, pertimbangkan untuk membeli domain yang mencerminkan nama bisnis kamu. Hal ini akan memudahkan orang untuk menemukan situs web kamu tanpa perlu menghabiskan banyak waktu menjelajahi search engine untuk itu. Sebagai contoh, domain tingkat kedua dari rna.id adalah \u201crna\u201d.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Third_Level_Domain_atau_Subdomain\"><\/span><strong>2. Third Level Domain atau Subdomain<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terkadang nama domain memiliki tiga bagian. Yang berarti, tiga nama dipisahkan oleh dua titik. Sebagai contoh situs google di Indonesia adalah google.co.id. Jika dipisahkan akan terlihat struktur dari domain tersebut yakni \u201c.id\u201d adalah top level domain, \u201c.co\u201d adalah second level domain, dan \u201cgoogle\u201d adalah third level domain atau subdomain.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Third level domain juga dapat digunakan untuk menunjuk subdomain. Misalnya, jika kamu menggunakan wikipedia dalam bahasa inggris, maka kamu mengunjungi \u201cen.wikipedia.org\u201d disini \u201c.org\u201d adalah top level domain, \u201cwikipedia\u201d adalah second level domain, dan \u201cen\u201d adalah third level domain. Subdomain sering digunakan untuk membedakan layanan. Misalnya, subdomain google seperti docs.google.com atau drive.google.com.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Premium_TLD\"><\/span><strong>3. Premium TLD<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Premium top level domain adalah domain berkualitas tinggi yang sering dibeli dan dijual investor dengan tujuan menghasilkan keuntungan. Nama &#8211; nama dari domain ini memiliki berbagai kualitas yang memungkinkan mereka mengungguli orang lain dalam fungsi utama domain, membantu pengguna menemukan situs web yang mereka cari. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu TLD premium terbaru yang memasuki pasar adalah .inc.<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Contoh_Domain\"><\/span><strong>Contoh Domain\u00a0<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contoh nama domain adalah usps.com. Ini terdiri dari second level domain \u201cusps\u201d dan top level domain \u201c.com\u201d. Ini adalah salah satu nama domain pemerintah yang paling banyak dikunjungi menurut statistik. Contoh lainnya adalah youtube.com, tiktok.com, change.org. Ini hanyalah beberapa contoh nama domain karena masih terdapat jutaan nama domain lainnya yang telah terdaftar.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika kamu ingin mendapatkan nama domain, kamu harus membeli dan mendaftarkannya. Atau kamu tertarik untuk menjadi <a href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/reseller-adalah\/\">reseller<\/a> domain? Caranya cukup mudah, kunjungi <\/span><a href=\"https:\/\/rna.id\/\"><b>Reseller Domain Murah Indonesia &#8211; RNA<\/b><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> dan ikuti program reseller domainnya!<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Hampir semua orang yang menggunakan internet pasti tidak asing dengan apa itu domain. Domain adalah alamat suatu situs web yang kamu ketikkan di search engine ketika ingin mengakses situs tersebut. Misalnya, ketika kamu ingin melihat video di YouTube, tentu kamu akan mengetik youtube.com di browser bukan? Nah, yang kamu ketikkan itulah yang dinamakan domain. Seperti [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":1444,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"rating_form_position":"","rating_results_position":"","mr_structured_data_type":"","footnotes":""},"categories":[19],"tags":[],"class_list":["post-1443","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-domain"],"multi-rating":{"mr_rating_results":[{"adjusted_star_result":0,"star_result":0,"total_max_option_value":5,"adjusted_score_result":0,"score_result":0,"percentage_result":0,"adjusted_percentage_result":0,"count":0,"post_id":1443}]},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/rna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1443","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/rna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/rna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1443"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/rna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1443\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1445,"href":"https:\/\/rna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1443\/revisions\/1445"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1444"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/rna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1443"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/rna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1443"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/rna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1443"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}