{"id":1439,"date":"2023-02-23T10:26:04","date_gmt":"2023-02-23T03:26:04","guid":{"rendered":"https:\/\/rna.id\/blog\/?p=1439"},"modified":"2023-02-27T11:01:32","modified_gmt":"2023-02-27T04:01:32","slug":"apa-itu-tld","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/rna.id\/blog\/apa-itu-tld\/","title":{"rendered":"Apa Itu TLD (Top Level Domain) : Pengertian &#038; Fungsinya!"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi kamu yang telah memiliki situs web, kamu pasti paham seberapa penting nama domain dalam <a href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/online-marketing\/\">online<\/a> branding. Domain yang mudah diingat akan memiliki potensi lebih banyak dikunjungi audiens. Hal inilah yang menjadi salah satu aspek penting dari suatu situs. Nama domain sendiri sebenarnya merupakan gabungan dari beberapa elemen berbeda. Salah satunya adalah TLD (Top Level Domain).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Top Level Domain adalah ekstensi yang berada di bagian akhir dari nama domain dan terletak setelah terletak setelah titik terakhir. Seperti misalnya .com di <a href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/google-luar-negeri\/\">google<\/a>.com atau ekstensi .id pada rna.id. TLD ini memiliki peranan dalam menggambarkan identitas situs web kamu. Kali ini RNA akan membahas apa itu TLD beserta fungsinya. Jadi simak lebih lanjut artikel ini ya!<\/span><\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-custom ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #212529;color:#212529\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #212529;color:#212529\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/apa-itu-tld\/#Apa_Itu_TLD\" >Apa Itu TLD?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/apa-itu-tld\/#Jenis_Domain_TLD\" >Jenis Domain TLD\u00a0<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/apa-itu-tld\/#1_Generic_Top-level_Domain_gTLD\" >1. Generic Top-level Domain: gTLD<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/apa-itu-tld\/#2_Sponsored_Top-level_Domain_sTLD\" >2. Sponsored Top-level Domain: sTLD<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/apa-itu-tld\/#3_Country_Code_Top-level_Domain_ccTLD\" >3. Country Code Top-level Domain: ccTLD<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/apa-itu-tld\/#Fungsi_Domain_TLD\" >Fungsi Domain TLD<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Itu_TLD\"><\/span><strong>Apa Itu TLD?<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti yang telah disebutkan diatas, TLD adalah segala sesuatu yang mengikuti titik akhir dari nama domain. MIsalnya dalam nama <a href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/google-domain\/\">domain google<\/a>.com adalah .com. Kamu pasti sudah tidak asing dengan top level domain seperti .com, karena .com memanglah TLD yang paling banyak digunakan. Namun selain itu, masih banyak top level domain lainnya seperti .net, .org, .edu, dan lainnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">TLD tidak hanya muncul begitu saja. Pengembnagan dan penggunaannya dikelola oleh organisasi bernama Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN), sebuah organisasi nirlaba yang mengoordinasikan dan memelihara alamat IP, nama domain, dan server root yang memiliki fungsi dasar menjaga internet global tetap stabil dan dapat dinavigasi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada akhirnya, ekstensi domain memberi pengunjung situs web kamu informasi tentang apa yang diharapkan ketika mereka datang ke situs kamu. Misalnya, mengetikkan companyname.io menunjukkan bahwa kamu akan mengunjungi situs web <a href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/nama-perusahaan\/\">perusahaan<\/a> teknologi, sementara companyname.pizza menyiratkan mungkin untuk memesan makan malam.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">TLD juga dapat memainkan peran besar dalam kepercayaan pelanggan. Ada sejarah panjang domain .com dianggap lebih sah, sementara TLD seperti .biz, .zip, atau .review mungkin dianggap lebih cenderung &#8220;scammy&#8221; atau tidak dapat dipercaya. Dan karena pelanggan lebih cenderung mengklik atau mengunjungi tautan yang mereka percayai, persepsi ini penting.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Jenis_Domain_TLD\"><\/span><strong>Jenis Domain TLD\u00a0<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada beberapa jenis top level domain yang diakui dan dikelola ICANN, masing &#8211; masing dengan tujuan dan persyaratan registrasi yang berbeda. Jika kamu benar &#8211; benar ingin mengetahuinya lebih dalam, berikut adalah jenis &#8211; jenis domain TLD:<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Generic_Top-level_Domain_gTLD\"><\/span><strong>1. Generic Top-level Domain: gTLD<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Generic TLD adalah ekstensi domain yang mungkin sangat sering kamu lihat ketika berselancar di internet. Sebagai contoh yakni nama domain dengan akhiran .com dan .net. Domain ini terbuka bagi siapa saja yang ingin mendaftarkan situs web nya dengan domain ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada awalnya, hanya ada tiga gTLD yang tersedia yaitu .com untuk bidang komersial, .net untuk bidang teknologi jaringan , dan org untuk organisasi. Namun seiring meningkatnya permintaan, ICANN mengembangkan lebih banyak ekstensi domain terbuka, dan pada tahun 2011 mulai mengizinkan perusahaan atau individu untuk mendaftarkan gTLD merk mereka sendiri.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara .com masih merupakan gTLD yang paling umum sejauh ini, gTLD yang lebih tidak biasa semakin populer. Itulah mengapa kamu akan melihat Canon menggunakan global.canon, Fage menggunakan us.fage, atau situs web <a href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/ide-bisnis-online\/\">bisnis<\/a> yang diakhiri dengan .team, .pizza, .dog, atau gTLD &#8220;baru&#8221; lainnya.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Sponsored_Top-level_Domain_sTLD\"><\/span><strong>2. Sponsored Top-level Domain: sTLD<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sponsored TLD ini adalah jenis top level domain tertentu yang dibatasi untuk jenis entitas tertentu. sTLD bersifat terbatas karena adanya pedoman tertentu yang harus dipenuhi sebelum dapat didaftarkan. TLD ini biasanya merepresentasikan komunitas profesional, geografis, maupun etnis.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setiap sponsored top level domain memiliki sponsor yang didelegasikan yang mewakili komunitas tersebut. Berikut adalah beberapa contoh sTLD beserta dengan organisasi atau komunitasnya:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">.int (internasional): Digunakan oleh organisasi internasional untuk tujuan terkait dengan perjanjian, serta memerlukan nomor registrasi Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB).<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">.edu (<a href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/domain-untuk-pendidikan\/\">pendidikan<\/a>): Terbatas pada lembaga pendidikan saja.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">.gov (pemerintah): Terbatas hanya untuk entitas pemerintah.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">.mil (militer): Terbatas hanya untuk militer.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">.jobs (pekerjaan): Harus terdaftar dengan nama resmi perusahaan atau organisasi.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">.mobi (ponsel): Mungkin harus mematuhi pedoman yang kompatibel dengan seluler.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">.tel (telnic): Terbatas pada hosting yang terkait dengan informasi kontak, bukan situs web.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada juga sponsored top level domain yang dimaksudkan untuk tujuan pengujian dan dokumentasi, seperti berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">.test: Direkomendasikan untuk digunakan dalam pengujian kode terkait DNS baik yang digunakan saat ini maupun yang baru.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">.example: Direkomendasikan untuk digunakan am dokumentasi atau sebagai contoh.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">.invalid: Dimaksudkan untuk digunakan dalam konstruksi online nama domain yang pasti tidak valid dan yang jelas sekilas tidak valid.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">.localhost: Secara tradisional telah didefinisikan secara statis dalam implementasi DNS host sebagai memiliki catatan A yang menunjuk ke alamat IP loopback dan dicadangkan untuk penggunaan tersebut.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Country_Code_Top-level_Domain_ccTLD\"><\/span><strong>3. Country Code Top-level Domain: ccTLD<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Country code top level domain dicadangkan untuk digunakan oleh negara, negara berdaulat, dan wilayah. Negara dan wilayah yang memiliki nama top level domain ini didasarkan pada kode ISO (Kode yang mewakili suatu negara atau wilayah) adalah dengan menggunakan dua huruf dari negara tersebut. Beberapa TLD ini dibatasi untuk penduduk di daerah tersebut. Google dan search engine lainnya dapat menggunakan ccTLD untuk menargetkan geografis situs web kamu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut adalah beberapa contoh dari country code top level domain:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">.id: Indonesia<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">.Ch: Swiss<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">.Ca: Kanada.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">.Ru: Rusia.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">.Mx: Meksiko<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">.us: Amerika serikat.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">.Br: Brazil.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">.De: Jerman.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">.Nl: Belanda.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">.eu: Uni eropa, dan masih banyak lagi.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">ccTLD ini sangat cocok jika kamu sedang menargetkan situs web kamu pada wilayah tertentu. Seperti misalnya, jika kamu memiliki target audiens lokal, maka kamu bisa menggunakan nama domain dengan ekstensi .id.<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Fungsi_Domain_TLD\"><\/span><strong>Fungsi Domain TLD<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Top level domain berfungsi sebagai cara instan untuk memahami tentang apa situs web kamu bergerak atau dimana basisnya. Sederhananya, TLD berperan sebagai identitas situs web kamu. Memilih dan memanfaatkan top level domain dengan tepat akan membantu kamu dalam memperkuat identitas situs web kamu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gambaran TLD sebagai identitas suatu situs yaitu misalkan, kamu melihat alamat dengan ekstensi .gov, seperti pada <\/span><a href=\"http:\/\/www.whitehouse.gov\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\"><span style=\"font-weight: 400;\">www.whitehouse.gov<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, kamu akan memiliki pemahaman bahwa situs web tersebut adalah situs web yang berpusat di sekitar pemerintah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gambaran lain dari fungsi TLD adalah sebagai penanda asal suatu situs web. Misalkan, saat kamu melihat ekstensi .id pada <\/span><strong><a href=\"https:\/\/rna.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">www.rna.id<\/a><\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> menunjukkan bahwa situs web tersebut memiliki basis di Indonesia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Satu hal yang harus kamu tahu, karena adanya beberapa opsi TLD mengakibatkan potensi adanya beberapa situs web yang menggunakan nama yang sama tetapi menjadi situs atau perusahaan yang berbeda. Sebagai contoh, lifewire.com adalah situs web yang berbeda dengan lifewire.org.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena alasan inilah beberapa perusahaan akan mendaftarkan beberapa top level domain sehingga siapapun yang mengunjungi ke <a href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/url-adalah\/\">URL<\/a> non primer lainnya akan tetap mendarat di situs web perusahaan. Misalnya, google.com adalah URL primer dari perusahaan google. Orang akan mengetikkan google.com ketika ingin menjangkau situs tersebut. Akan tetapi kamu juga dapat mengetikkan google.net dan kamu akan tetap diarahkan ke situs yang sama.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Walau dengan adanya banyak pilihan TLD yang bisa dijadikan sebagai opsi ketika nama domain yang kamu inginkan telah didaftarkan. Sebaiknya, kamu menghindari penggunaan nama domain yang sudah ada, karena akan mengurangi keunikan dan orisinalitas situs web kamu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, sekarang kamu memiliki pengetahuan lebih tentang Top Level Domain, kamu juga memiliki kesempatan untuk menjadi <a href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/reseller-adalah\/\">reseller<\/a> top level domain loh! Tertarik untuk mencobanya? Daftar sekarang juga di <\/span><a href=\"https:\/\/rna.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">Reseller Domain <\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">di RNA.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bagi kamu yang telah memiliki situs web, kamu pasti paham seberapa penting nama domain dalam online branding. Domain yang mudah diingat akan memiliki potensi lebih banyak dikunjungi audiens. Hal inilah yang menjadi salah satu aspek penting dari suatu situs. Nama domain sendiri sebenarnya merupakan gabungan dari beberapa elemen berbeda. Salah satunya adalah TLD (Top Level [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":1440,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"rating_form_position":"","rating_results_position":"","mr_structured_data_type":"","footnotes":""},"categories":[19],"tags":[],"class_list":["post-1439","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-domain"],"multi-rating":{"mr_rating_results":[{"adjusted_star_result":0,"star_result":0,"total_max_option_value":5,"adjusted_score_result":0,"score_result":0,"percentage_result":0,"adjusted_percentage_result":0,"count":0,"post_id":1439}]},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/rna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1439","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/rna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/rna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1439"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/rna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1439\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1441,"href":"https:\/\/rna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1439\/revisions\/1441"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1440"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/rna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1439"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/rna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1439"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/rna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1439"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}