{"id":1354,"date":"2022-07-29T17:59:24","date_gmt":"2022-07-29T10:59:24","guid":{"rendered":"https:\/\/rna.id\/blog\/?p=1354"},"modified":"2022-08-01T13:23:17","modified_gmt":"2022-08-01T06:23:17","slug":"pengertian-dnssec","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/rna.id\/blog\/pengertian-dnssec\/","title":{"rendered":"Pengertian DNSSEC dan Bagaimana Cara Kerjanya Untuk Web"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum membaca artikel tentang detail dari DNSSEC ini, pastikan Anda sudah memahami apa itu DNS dan teori lain dari domain ya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti yang telah diketahui bersama, DNS bertugas untuk menerjemahkan nama domain menjadi alamat internet numerik atau yang dikenal komputer sebagai alamat IP.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, pada dasarnya DNS adalah protokol yang tidak 100% aman mengingat DNS bekerja di jaringan <a href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/online-marketing\/\">online<\/a>.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">DNS sendiri tidak menjamin dari mana catatan DNS berasal dan sudah menerima alamat apa pun yang diberikan kepadanya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-large wp-image-1355\" src=\"https:\/\/rna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/1-2-1024x447.jpg\" alt=\"Pengertian DNSSEC dan Bagaimana Cara Kerjanya Untuk Web\" width=\"640\" height=\"279\" srcset=\"https:\/\/rna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/1-2-1024x447.jpg 1024w, https:\/\/rna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/1-2-300x131.jpg 300w, https:\/\/rna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/1-2-768x335.jpg 768w, https:\/\/rna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/1-2.jpg 1026w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Sumber: Envato<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menyadari adanya kemungkinan itulah yang membuat Internet Engineering Task Force (IETF) telah bekerja selama bertahun-tahun untuk menyediakan standar untuk sistem keamanan DNS ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hasilnya, DNSSEC diciptakan untuk bisa meningkatkan kepercayaan dan integritas DNS.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Oleh sebab itu, di artikel ini, kita akan sama-sama memahami apa yang dimaksud DNSSEC secara mendetail, alasan kenapa perlu menggunakan ekstensi keamanan DNS ini, dan bagaimana cara kerjanya untuk <a href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/website-adalah\/\">website<\/a>.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan begitu, Anda bisa memastikan bahwa suatu domain sudah aman dari kemungkinan kebocoran data atau masalah lainnya.<\/span><\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-custom ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #212529;color:#212529\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #212529;color:#212529\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/pengertian-dnssec\/#Apa_Itu_DNSSEC\" >Apa Itu DNSSEC?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/pengertian-dnssec\/#Cara_Kerja_DNSSEC\" >Cara Kerja DNSSEC<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/pengertian-dnssec\/#Mengapa_Perlu_Menggunakan_DNSSEC\" >Mengapa Perlu Menggunakan DNSSEC?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/pengertian-dnssec\/#Amankan_Domain_Dari_Kerentanan_DNS_Dengan_DNSSEC\" >Amankan Domain Dari Kerentanan DNS Dengan DNSSEC<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Itu_DNSSEC\"><\/span><b>Apa Itu DNSSEC?<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">DNSSEC atau Domain Name System Security Extension adalah sistem keamanan DNS agar website terlindungi dari kemungkinan kejahatan poisoning atau spoofing DNS.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ekstensi keamanan ini membuat DNS lebih aman dengan menambahkan signatures kriptografis ke catatan DNS yang diterima dari server DNS otoritatif.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Digital signatures ini disimpan di DNS name server bersama jenis catatan umum lainnya seperti A, AAAA, MX, CNAME, dan lain sebagainya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Digital signature membantu meyakinkan pengguna bahwa data berasal dari sumber asli yang disebutkan dan tidak dimodifikasi selama pengiriman data.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ekstensi keamanan DNS juga dapat menetapkan bahwa suatu nama domain tidak ada di dalam sistem yang sangat penting untuk menjaga kepercayaan nama domain di internet.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mirip dengan <a href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/https-adalah\/\">HTTPS<\/a>, DNSSEC menambahkan lapisan keamanan dengan mengaktifkan authenticated answers di atas protokol yang tidak aman.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara HTTPS mengenkripsi traffic sehingga tidak seorang pun di jaringan dapat mengintip aktivitas internet Anda, ekstensi keamanan DNS ini hanya menandatangani tanggapan sehingga upaya pemalsuan dapat dideteksi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ekstensi keamanan DNS memberikan solusi untuk masalah nyata tanpa perlu memasukkan enkripsi.<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cara_Kerja_DNSSEC\"><\/span><b>Cara Kerja DNSSEC<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di DNSSEC, setiap zona DNS memiliki setidaknya satu pasangan public key atau private key.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Public key milik suatu zona diterbitkan menggunakan DNS, sedangkan private key suatu zona disimpan dengan aman dan idealnya disimpan secara offline.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Private key menandatangani catatan data DNS individu di zona itu, membuat digital signatures yang juga diterbitkan dengan DNS.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ekstensi keamanan DNS ini menggunakan trust model yang kaku dan chain of trust mengalir dari zona induk (parent zone) ke zona anak (child zone).\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Chain of trust dibuat ketika zona tingkat yang lebih tinggi (parent zone) menandatangani public key dari zona tingkat yang lebih rendah (child zone).\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Authoritative name server yang digunakan oleh berbagai zona ini dapat dikelola oleh registrar, internet service provider (ISP), <a href=\"https:\/\/rna.id\/blog\/nama-perusahaan\/\">perusahaan<\/a> web hosting, atau registran sendiri.<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-large wp-image-1356\" src=\"https:\/\/rna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/2-4-1024x447.jpg\" alt=\"Pengertian DNSSEC dan Bagaimana Cara Kerjanya Untuk Web\" width=\"640\" height=\"279\" srcset=\"https:\/\/rna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/2-4-1024x447.jpg 1024w, https:\/\/rna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/2-4-300x131.jpg 300w, https:\/\/rna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/2-4-768x335.jpg 768w, https:\/\/rna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/2-4.jpg 1026w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Sumber: Envato<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika pengguna akhir ingin mengakses website atau resource internet apa pun, penyelesai rintisan atau stub resolver di komputer pengguna meminta alamat IP website dari recursive name server.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika recursive name server meminta catatan alamat, ia juga meminta DNSSEC key yang terkait dengan zona.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kunci ini memungkinkan recursive name server untuk memverifikasi bahwa catatan alamat IP yang diterimanya identik dengan catatan di authoritative name server.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika recursive name server menentukan bahwa catatan alamat telah dikirim oleh authoritative name server dan belum diubah dalam perjalanan, recursive name server menyelesaikan nama domain dengan menyediakan alamat IP yang diminta dan pengguna dapat mengakses situs yang dituju.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Proses pemeriksaan integritas ini disebut \u201cvalidation.\u201d Jika catatan alamat telah dimodifikasi, recursive name server tidak mengizinkan pengguna untuk mengakses alamat palsu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">DNSSEC juga dapat membuktikan bahwa suatu nama domain tidak ada dalam sistem.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai hasil dari proses ini, permintaan dan tanggapan DNS dilindungi dari serangan man-in-the-middle (MITM) dan jenis pemalsuan yang mungkin dapat mengarahkan pengguna internet ke situs phishing dan pharming.<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Mengapa_Perlu_Menggunakan_DNSSEC\"><\/span><b>Mengapa Perlu Menggunakan DNSSEC?<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berdasarkan pengertian dan cara kerjanya untuk mengamankan DNS, adapun alasan keberadaan DNS Security Extension yang begitu penting dan tidak bisa dikesampingkan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa alasan penggunaan DNSSEC adalah sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Membantu melindungi internet dan website pengguna akhir seperti website perusahaan, organisasi, atau website milik pemerintah.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengurangi kerentanan website terhadap berbagai jenis serangan, seperti <a href=\"https:\/\/www.imperva.com\/learn\/application-security\/dns-spoofing\/\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\">DNS spoofing<\/a>, DNS poisoning, dan lain sebagainya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menumbuhkan inovasi karena ekstensi keamanan DNS ini memverifikasi dan melindungi data DNS yang memungkinkan data dipercaya dalam aplikasi di luar DNS.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seiring berkembangnya penyebaran DNSSEC, DNS dapat menjadi dasar bagi protokol lain yang memerlukan cara untuk menyimpan data dengan aman.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Protokol baru telah dikembangkan yang mengandalkan ekstensi keamanan ini dan dengan demikian hanya berfungsi di zona yang ditandatangani.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Misalnya, DNS Authentication of Named Entities (DANE) memungkinkan publikasi kunci Transport Layer Security (TLS) di zona untuk aplikasi seperti aplikasi pengiriman surat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">DANE menyediakan cara untuk memverifikasi keaslian public key yang tidak bergantung pada otoritas sertifikat.<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Amankan_Domain_Dari_Kerentanan_DNS_Dengan_DNSSEC\"><\/span><b>Amankan Domain Dari Kerentanan DNS Dengan DNSSEC<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kesimpulannya adalah DNSSEC sebagai suatu protokol keamanan yang sangat penting untuk menjamin keamanan sistem DNS.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Biasanya domain registrar yang baik memiliki tindakan pencegahan khusus untuk memastikan implementasi ekstensi keamanan DNS mereka tidak disalahgunakan untuk serangan amplifikasi DDoS dan mengurangi kemungkinan serangan hacking pada website Anda.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Prosedur ekstensi keamanan DNS yang bagus akan memastikan bahwa catatan DNS website Anda dikembalikan dengan cepat dan efisien, bahkan ketika website Anda diserang hacker.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-large wp-image-1357\" src=\"https:\/\/rna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/3-4-1024x447.jpg\" alt=\"Pengertian DNSSEC dan Bagaimana Cara Kerjanya Untuk Web\" width=\"640\" height=\"279\" srcset=\"https:\/\/rna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/3-4-1024x447.jpg 1024w, https:\/\/rna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/3-4-300x131.jpg 300w, https:\/\/rna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/3-4-768x335.jpg 768w, https:\/\/rna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/3-4.jpg 1026w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Sumber: Envato<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Anda bisa mendapatkannya di <\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><a href=\"https:\/\/rna.id\/\">RNA sebagai reseller domain<\/a> terpercaya di Indonesia dan dapatkan penawaran layanan domain terbaik di sana.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Semoga artikel ini menjawab semua kebingungan Anda dan menambah pengetahuan baru dalam pengelolaan DNSSEC.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sebelum membaca artikel tentang detail dari DNSSEC ini, pastikan Anda sudah memahami apa itu DNS dan teori lain dari domain ya.\u00a0 Seperti yang telah diketahui bersama, DNS bertugas untuk menerjemahkan nama domain menjadi alamat internet numerik atau yang dikenal komputer sebagai alamat IP. Namun, pada dasarnya DNS adalah protokol yang tidak 100% aman mengingat DNS [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":1355,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"rating_form_position":"","rating_results_position":"","mr_structured_data_type":"Movie","footnotes":""},"categories":[19],"tags":[],"class_list":["post-1354","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-domain"],"multi-rating":{"mr_rating_results":[{"adjusted_star_result":5,"star_result":5,"total_max_option_value":5,"adjusted_score_result":5,"score_result":5,"percentage_result":100,"adjusted_percentage_result":100,"count":2,"post_id":1354}]},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/rna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1354","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/rna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/rna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1354"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/rna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1354\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1374,"href":"https:\/\/rna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1354\/revisions\/1374"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1355"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/rna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1354"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/rna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1354"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/rna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1354"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}